Penafsiran Legends of Runeterra

Apa Itu Legends of Runeterra( LOR)? LOR merupakan suatu permainan kartu digital yang terbuat serta dipublish oleh Riot Permainan yang banyak diketahui selaku pengembang League of Legends, MOBA dengan pemeran paling banyak di bumi. Legends of Runeterra terkini saja diluncurkan di Indonesia serta Asia Tenggara bertepatan pada 29 April kemudian berbarengan dengan luncurkan garis besar dengan cara sah.

Saat sebelum luncurkan garis besar Riot Permainan melangsungkan open beta dengan cara garis besar di luar Asia tenggara diawali bertepatan pada 12 Januari 2020. Legends of Runeterra memberi satu universe dengan League of Legends( LOL), alhasil banyak sekali kartu yang termotivasi dari champion serta lore League of Legends.

Tidak hanya itu banyak pula interaksi dampingi kartu yang bisa didengar dikala player main Legends of Runeterra. Dalam LOR, kalian hendak lalu ditantang buat mempertajam strategi lewat kategorisasi deck yang berisikan kartu- kartu champion dari sarwa LOL yang dibagi bersumber pada region. Game ini pula bertabiat gratis to play( F2P), serta kalian dapat mengakulasi lebih banyak kartu bersamaan kalian main.

LOR mempunyai 2 tipe mata duit, ialah Shard yang dapat digabungkan di game, serta Coin berlaku seperti mata duit bermutu. Seperti, tiap permainan F2P, fitur pembelian benda kosmetik juga senantiasa ada. Ke depannya, LOR pula hendak muncul di program Komputer serta mobile, serta dapat dimainkan dengan cara cross- platform.

Gameplay Legends of Runeterra

Legends of Runeterra dimainkan oleh 2 pemeran dengan bentuk 1v1. Tiap pemeran mengawali game dengan 4 kartu di tangan yang didapat dengan cara random dari deck kartu yang bermuatan 40 kartu, dimana tiap kartu dibatasi sampai 3 copy. Tujuan dari game ini merupakan menjaga Nexus kita serta memusnahkan Nexus rival. Nexus mempunyai Life Poin sebesar 20.

Sistem mana yang diadopsi oleh Legends of Runeterra ini lumayan istimewa tetapi senantiasa mempunyai rancangan yang sering di dengar. Di tiap turn kedua player hendak menemukan mana sebesar no ronde ataupun turn, serupa semacam Hearthstone, hendak namun yang berlainan merupakan terdapatnya system spell.

Sisa yang tidak dipakai oleh pemeran bisa ditaruh sampai 3 mana, yang setelah itu bisa dipakai di turn selanjutnya. Spell mana ini cuma bisa dipakai buat memainkan kartu spell. Sistem combat yang diadopsi oleh Legends of Runeterra ini pula dapat ditemukan pada game kartu lain semacam Magic: The Gathering ataupun diketahui pula selaku MTG.

Dimana penyerbu cuma dapat keterangan bagian yang melanda serta tidak dapat memilah sasaran yang diserbu, ini maksudnya pemeran yang melaksanakan blocking bisa memilah bagian mana yang berkelahi dengan bagian penyerbu. Pemeran yang bisa melanda pada ronde khusus didetetapkan oleh pemeran mana yang mempunyai attack token.

Attack token hendak diserahkan pada salah satu player dengan cara random di dini game, serta hendak beralih tangan masing- masing ronde sehabis itu. Buat metode spell yang diadopsi pula seragam dengan MTG, cuma saja dengan sebagian bonus. Dalam Legends of Runeterra, spell dipecah jadi 3 jenis, ialah: spell slow, fast, serta burst.

  1. Spell slow cuma bisa dipakai dikala bukan tahap combat serta tidak terdapat spell lain yang lagi menunggu kesempatan resolve serta bisa direspon oleh rival.
  2. Spell fast bisa dipakai pada tiap tahap serta bisa direspon oleh rival.
  3. Spell burst bisa dipakai pada tiap tahap serta tidak bisa direspon oleh rival( sebutan yang lain langsung resolve).

Tidak hanya itu LOR pula mempunyai metode stack buat spell, serupa semacam MTG, dimana perihal ini membolehkan player buat silih bereaksi kepada spell lawannya di turn yang serupa, alhasil membuat spellcasting amat interaktif dampingi pemeran.

Membahas sedikit tentanng sepak bola, tentunya tidak asing bagi kita yang mendengarkannya. Berkaitan dengan taruhan bola online tentunya kita sangat menginginkan agen bola resmi dengan fasilatas terbaik yang di berikan oleh agen bola online. Permainan dengan peminat terbanyak di dunia ini adalah permainan yang mengandal kekuatan kaki dan otak di mana per regunya terdiri dari 11 orang pemain dan 1 diantaranya adalah penjaga gawang atau kiper.